Jika kamu benar-benar mengerti dan percaya pada isi Alkitab, maka kamu tidak akan merasa takut serta menjadi kuatir akan hidupmu ketika melihat segala sesuatu yang terjadi diseluruh dunia pada hari-hari ini….
Bukankah Alkitab dengan jelas mengatakan bahwa keadaan di dunia ini tidak akan bertambah baik di masa akhir jaman ini?
Kenapa jadi ketakutan dan gelisah setelah membaca koran dan menonton siaran berita di tv?
Seharusnya tingkat kriminal yang semakin meningkat, bencana alam yang semakin meluas, kekerasan SARA kian menjadi-jadi… semua adalah bukti bahwa isi Alkitab sedang di genapi satu persatu sampai pada puncaknya ketika Tuhan Yesus datang untuk kedua kalinya ke dunia.
Dan sebagai orang yang percaya, tidak semestinya kita menjadi gelisah serta kuatir melihat penggenapan ini sedang terjadi…. Melainkan, seharusnya kita menjadi semakin bergairah dan bertekun mempersiapkan diri untuk menjadi etalase pekerjaannya Tuhan yang penuh kasih dan kuasa itu.
Saya mau memberi tahu, bahwa pada masa sekarang ini, tingkat ke kudusan orang percaya tidak lagi bisa dinilai dengan poin-poin di jamannya Smith Wigglesworth atau pada masanya Kathrine Khullman. Jaman itu belum ada komputer, internet maupun ponsel dan lain-lain.
Dulu, orang mengira dia akan semakin kudus jika menyepi menjauhkan diri dari keramaian, tidak baca koran, tidak mau mendengar jenis musik yg sedang trend, tidak menerima cara hidup yang mewah dan mahal.
Tapi pada saat sekarang ini, tingkat kekudusan orang percaya akan nyata terlihat ketika dia sama sekali tidak tergoda menjadi kompromi saat membaur dengan orang-orang yang masih duniawi.
Dulu orang mengira akan semakin kudus jika memisahkan diri dari tengah keramaian dunia [sehingga mereka menjadi kelompok yang sangat ekslusif], tapi kini kita semakin mengerti bahwa yang membuat kekudusan kita semakin nyata adalah jika cara pandang kita yang semakin terpisah jauh dari cara pandang orang-orang duniawi.
Orang kudus di masa yang paling akhir di akhir jaman bukanlah orang yang selalu berjubah putih dan tinggal diatas gunung yang sepi…. tapi mereka malah membaur ketengah dunia yang gelap dan kacau, supaya mereka nyata menjadi garam dan terang yang membawa damai sejahtera kepada mereka yang sedang ketakutan dan kuatir.
Orang kudus di akhir jaman ini bukanlah orang yang kampungan dan kuper [kurang pergaulan], juga orang kudus akhir jaman bukanlah orang yang wajahnya kaku karena ja’im [ jaga image ],
melainkan mereka adalah orang yang ramah serta periang dan sangat mengetahui perkembangan lingkungannya, kota dan negaranya.
Orang kudus boleh dong baca koran, dengar berita di tv dan radio, buka internet.. agar dapat mengetahui keadaan dunia sekelilingmu, supaya kamu tidak ketinggalan jaman dan tulalit…, ya kalau mau berdoa untuk bangsa-bangsa bukankah kita perlu informsi yang akurat?, [ yang penting keseimbangan, ya jangan juga sampai over terus-terusan didepan tv dan internet...]
Iya lho… di kitab Wahyu kan ditulis tentang 2 orang saksi Allah yang kematian dan ke bangkitannya menggemparkan dunia karena diberitakan dengan cepat keseluruh dunia. Bukankah itu berbicara tentang telekomunikasi…?.
Jadi jika kamu adalah orang percaya yang ada pada jaman akhir ini, maka jadilah orang kudus yang memberikan energi positif kemanapun kamu pergi dan berada, bukan malah ikut-ikutan kuatir dan stress seperti orang yang tidak mengenal Tuhan.
Come on folks!, don’t worry be happy, praise God and give thanks to the Lord for everything !!.
Ditulis Oleh Asyer Inna Lingga