Flood in Jakarta







Penduduk Jakarta telah diingatkan akan siklus banjir 5 tahunan, ya semua sudah bersiap menanti datangnya banjir besar yang akan terjadi 5 tahun sekali, terutama buat mereka yang tiap musim hujan tiba sudah pasti daerahnya terkena banjir.
Pada awal bulan February siklus itu di mulai…. maka hujanpun turun sepanjang malam dan sepanjang hari, dan dalam beberapa jam saja banjir yang sangat besar datang menerobos, ternyata kali ini daerah daerah yang belum pernah kena banjir sebelumnya kini mengalami banjir, sehingga banyak yang tidak siap dan sangat terkejut.
Penduduk yang daerah rumahnya sudah biasa kena banjir saja tidak menyangka bahwa effectnya akan separah ini, apalagi bagi yang belum pernah terkena banjir sebelumnya. Maka semua sangat terkejut, karena sama sekali tidak menyangka bahwa banjir yang datang akan sedahsyat ini.
Bayangkan, 60% kota Jakarta tertutup air….!
Dalam waktu 7 hari banjir ini telah memakan korban nyawa hampir 60 orang.
Ada yang terseret arus deras, ada yang tersengat aliran listrik.
Ya, sudah 7 hari air tidak surut dibanyak daerah…., maka dibanyak tempat listrik padam dan air bersih juga tidak jalan, saluran telpon mati.
Bahkan istana kepresidenan pun kemasukan banjir.
Hmmm, padahal hujannya kadang berhenti seharian. Saya tidak bisa bayangkan bagaimana kalau hujannya seperti pada zaman nabi Nuh yang dalam 40 hari terus menerus turun. Ahhh, saya kira, Jakarta memerlukan waktu tidak sampai seminggu semua akan terendam air karena memang system tata kotanya sudah sangat kacau. Daerah resapan air di kota Jakarta sudah amat sangat minim, karena dimana mana sudah dibangun mall dan perumahan elit. Taman-taman kota semakin sedikit.
Karena ke-teledor-an manusia maka alam tidak lagi bersahabat dengan manusia. Padahal sejak semula manusia ditugaskan Tuhan untuk mengusahakan dan memelihara daerah dimana dia tinggal, baru kemudian berkuasa atas segala makhluk yang ada di bumi.
Tapi, karena manusia tidak mengusahakan dan memelihara dengan baik daerah dimana dia tinggal, maka dengan sendirinya keadaan jadi kacau dan semrawut, sehingga manusia kehilangan kendali dan tidak bisa lagi menguasai daerahnya. Sehingga alam yang tadinya bisa diajak bersahabat kini berbalik menjadi lawan yang dapat mematikan dan memusnahkan.
Dalam semalam, orang kehilangan segalanya….. rumah, harta kekayaan bahkan ada yang kehilangan orang-orang yang di kasihinya.
Tangan tangan yang tadinya di pakai untuk bekerja mencari nafkah, dalam sehari berubah, kini di pakai untuk menengadah meminta bantuan dan makanan pada orang-orang dermawan yang datang dan lewat.
Seandainya nanti banjir telah surut….. banyak dari mereka yang akan mulai dari titik nadir, mulai dari zero untuk mengisi kembali rumahnya dengan perabotan. Bagaimana dengan mereka yang rumahnya habis hanyut diterjang banjir yang besar itu?, darimana dan bagaimana mereka harus mulai?.
Doa seperti apalagi yang akan kita naikkan bagi bangsa ini?
Dari tahun ke tahun doa terus dipanjatkan, dan kita tidak menemukan banyak hal seperti yang kita ingini atas bangsa Indonesia.
Bencana demi bencana terjadi, wabah penyakit demi wabah penyakit datang dan merenggut nyawa, bangsa ini sudah menerima pukulan disetiap bagian tubuhnya, tapi masih lagi tetapi dihajar dan di pukul.
Apakah Tuhan membenci bangsa Indonesia?.
Tidak, sama sekali tidak……!!.
Tuhan sangat mengasihi Indonesia, dan Tuhan ingin bangsa ini mengenalNya sebagai satu-satunya Tuhan.
Karena itu, marilah kita tetap terus memohon agar Tuhan mencurahkan hujan pertobatan atas bangsa ini. Karena kalau bukan Tuhan, tidak ada yang bisa merubah hati manusia.
Melalui kejadian demi kejadian yang telah bangsa ini alami, Tuhan berharap hati bangsa ini jadi lembut terhadap suara Tuhan.
Kalau kemarin kemarin daerah lain yang kena bencana, maka kini ibukota negara ini mendapat giliran. Hmmm kalau pusatnya sudah kena giliran, maka berarti tidak lama lagi akan sampai pada hari penentuan, Tuhan akan menuntaskan pekerjaanNya atas bangsa ini. Karena Dia yang sudah memulai, Dia juga yang akan menyelesaikannya.
Karena itu, saat ini, mari kita bangkitkan terus semangat kita untuk berdiri bagi bangsa ini di hadapan Tuhan, berperkara dan memohon pertobatan di curahkan atas bangsa Indonesia tercinta.
” I will utterly consume everything from the face of the land,” says the LORD; ” I will consume man and beast; I will consume the birds of the heavens, the fish of the sea, and the stumbling blocks along with the wicked. I will cut off man from thr face of the land,” Says The LORD.
Be silent in the presence of the Lord GOD; For the day of the LORD is at hand, For the LORD has prepared a sacrifice; He has invited His guests ,” [ Zephaniah 1: 2,3,7 ].
” Gather yourselves together, yes, gather together, O undesirable nation, before the decree is issued, or the day passes like chaff, before the day of the LORD’s anger comes upon you!. Seek the LORD, all you meek of the earh, who have upheld His justice, seek righteousness, seek humility, it may be that you will be hidden in the day of the LORD’s anger, ” [ Zephaniah 2:1-3 ].
Ditulis Oleh Asyer Inna Lingga
Jakarta 8 February 2007.