Archive for July, 2007

Tuhan tidak membenci orang yang berdosa.

Posted in Christian life style, Renungan, christianity, faith on July 26, 2007 by Inna

Kita semua sudah sangat sering membaca maupun mendengar tentang riwayat Adam dan Hawa, manusia pertama yang diciptakan Tuhan.
Kisah hidup mereka pada mulanya sangat ajaib dan penuh dengan hal hal indah yang mentakjubkan.
Pada mulanya mereka memiliki hubungan yang sangat akrab dengan Tuhan pencipta alam semesta, mereka bisa bertemu dengan Tuhan face to face setiap hari. Tuhan sangat mengasihi mereka dan Tuhan juga sangat menikmati relationship dengan Adam dan Hawa setiap hari.
Jadi bisa dibayangkan bagaimana kira kira perasaan Tuhan ketika mengetahui bahwa Adam dan Hawa melanggar apa yang telah diperintahkanNya pada mereka. Pasti Tuhan sangat kecewa, kesal dan sedih ketika mengetahui kalau manusia yang sangat dikasihiNya itu ternyata mau sajamengikuti bujuk rayu Iblis untuk melanggar aturan yang telah diberikan Tuhan.

Memang sudah pasti Tuhan sangat kecewa dan sedih ketika menghadapi kenyataan bahwa Adam dan Hawa jatuh kedalam dosa, tapi walaupun begitu Tuhan tidak membenci mereka dan lalu memukuli dan memarahi mereka.
Yang terjadi adalah Tuhan malah mencari dan mendatangi manusia untuk menolong mereka. Tuhan memberi solusi atas akibat dosa yang dilakukan Adam dan Hawa. Karena Tuhan sangat tahu dan mengerti kalau Adam dan Hawa tidak tahu harus bagaimana menghadapi konsekwensi akibat perbuatan mereka selain bersembunyi ketakutan serta merasa sangat malu atas ketelanjangan yang tiba tiba mereka sadari.
Tuhan memberi solusi yang terbaik untuk menutupi ketelanjangan manusia.
Dia sendiri dengan tanganNya membuat pakaian dari kulit binatang untuk Adam dan Hawa, lalu Tuhan juga yang memakaikan pakaian itu kepada mereka. Sebab manusia pada mulanya tidak tahu bagaimana caranya berpakaian dengan benar dan tepat.
Dan kemudian kenyataan yang paling menyakitkan bagi manusia dan juga bagi Tuhan, adalah sejak saat itu manusia tidak bisa lagi hidup berdekatan dengan Tuhan, ini adalah konsekwensi yang terberat akibat dosa manusia.
Sebab Tuhan adalah Tuhan yang Maha Kudus, dosa tidak akan tahan hidup berdekatan dengan Yang Maha Kudus.
Dan Tuhan tidak menginginkan manusia binasa karena dosa mereka, Dia kemudian memberikan lagi solusi yaitu kehidupan yang baru kepada Adam dan Hawa diluar taman Eden.
Tuhan tidak membenci manusia sekalipun manusia telah jatuh kedalam dosa, karena Tuhan sangat mengasihi manusia.
Dari masa ke masa Tuhan tetap berusaha untuk bisa tetap berhubungan dengan manusia, dan pada waktu dan masa yang telah ditetapkanNya, Tuhan membuktikan betapa besar kasihNya kepada seluruh umat manusia, Dia rela mengutus AnakNya yang tunggal yaitu Tuhan Yesus Kristus lahir kedunia yang penuh dosa untuk menjadi Juru Selamat dunia.
Kalau Tuhan membenci manusia yang jatuh dalam dosa, tidak mungkin Dia rela mengorbankan AnakNya yang Tunggal diatas kayu salib di Golgota…!!.

Sekali lagi, Tuhan tidak pernah membenci orang berdosa, yang paling Dia benci adalah orang orang yang munafik dan sombong.
Kita bisa membaca di Alkitab, bahwa yang paling sering bikin Tuhan marah, yang paling sering mendapatkan perlakuan sinis dari Tuhan adalah orang orang yang munafik dan orang yang sombong.
Kita bisa temui di Alkitab, bagaimana Tuhan membela dan mengampuni orang yang berzinah, Tuhan menghampiri Zakeus sipemungut cukai, dan banyak lagi akan kita baca di Alkitab bagaimana Tuhan selalu berusaha mendekati orang orang yang berdosa.

Tapi apa yang sering dilakukan para hamba Tuhan terhadap orang yang jatuh kedalam dosa?. Apa yang sering dilakukan jemaat gereja terhadap sesama saudara seiman yang sedang terpuruk dalam kubangan dosa?.
Berapa banyak para gembala atau para pemimpin gereja yang mau mencari dan mendatangi pengerja atau jemaat yang sedang terpuruk dalam kubangan dosanya? Serta kemudian memberikan solusi yang tepat untuk memulihkan serta membangkitkan kembali mereka yang sedang jatuh?.
Berapa banyak gereja yang tetap menerima dan mengampuni dengan tulus hati saudara seiman yang sedang jatuh kedalam dosa yang fatal?.
Bukankah yang sering terjadi adalah gereja sering bertindak keras dan under estimate terhadap orang orang berdosa?, apalagi terhadap saudara seiman yang sedang terpuruk dalam kelemahannya atau terhadap hamba Tuhan yang sedang jatuh dalam dosa.
Padahal Tuhan telah menebus dosa kita semua dan Dia tetap bersedia mengampuni dosa orang orang yang mau berterus terang mengakui dosa dosa mereka di hadapan Tuhan.
Tuhan menjanjikan pengampunan dan pemulihan kepada mereka yang mau datang mengaku dosa kepadaNya. Tuhan sangat menghargai kejujuran dan keterus terangan.
Tapi apa yang sering terjadi kepada orang orang yang datang mengaku dosa dan konseling pada hamba Tuhan?. Bukankah seringkali yang terjadi adalah penghakiman dan penghukuman serta pengucilan terhadap mereka?.
Bahkan ada yang sampai membocorkan pembicaraan konseling itu……

Kenapa kita bisa lebih hebat dari Tuhan? Menjadi hakim bagi orang orang yang sedang terpuruk dalam dosa dan kelemahannya?.
Sehingga, acapkali karena sikap kita maka lagu indah ” amazing grace how sweet the sound “… menjadi suatu lagu yang sangat menyakitkan hati.

Ditulis oleh Asyer Inna Lingga
Jakarta 27 Juli 2007.

Kalau saja kita benar benar percaya firman Tuhan.

Posted in Christian life style, Renungan, christianity, faith on July 16, 2007 by Inna

Kalau saja kita benar-benar percaya bahwa firman Tuhan yang tertulis itu adalah benar seperti apa yang Tuhan katakan dan kehendaki, kalau saja kita benar-benar yakin bahwa Tuhan itu selalu bersungguh-sungguh pada setiap kalimat yang Dia ucapkan, kalau saja kita selalu menyadari bahwa Tuhan itu tidak suka basa-basi; maka pasti kita akan berusaha untuk selalu bisa sejalan dengan apa yang Tuhan katakan, maka kita akan selalu mencoba menerima setiap keadaan yang terjadi dalam hidup kita ada dalam kehendak-Nya dan juga semua yang kita alami semata-mata karena seijin Tuhan saja.

Pada kenyataannya, ternyata seringkali kita tidak percaya pada apa yang difirmankan Tuhan, akibatnya seringkali pula kita sulit menerima keadaan yang tidak kita inginkan ternyata terjadi dalam hidup kita.
Akibatnya, kita jadi sering sakit hati, kecewa, tawar hati, marah, kepahitan dan putus asa serta banyak lagi hal-hal negatif lainnya yang muncul dihati dan pikiran kita, hal ini mengakibatkan banyaknya energy negatif keluar dari kita yang bisa mempengaruhi lingkungan sekitar dengan hal-hal yang negatif juga.

Dalam sepanjang hidup kita sebagai orang yang beriman kita harus punya konsistensi tetap dalam strong good will untuk selalu bercermin pada firman Tuhan, tidak perduli apakah pada saat kita bercermin itu yang kita lihat adalah hal-hal yang tidak kita suka ataupun mungkin hal-hal yang tidak kita kehendaki. Karena sebenarnya dan sesungguhnya, apapun dan bagaimanapun, Tuhan itu tidak pernah punya niat jahat terhadap kita, rencana Tuhan bagi kita tidak pernah bertujuan supaya kita kelak hancur dan binasa.
Apapun saat ini yang sedang terjadi dalam hidupmu, apapun saat ini yang sedang kamu alami, sekalipun itu terasa sangat berat dan menyakitkan sehingga hari hari-mu penuh dengan air mata kepedihan, satu hal yang harus tetap kamu jaga dan miliki, itu adalah agar tetap memiliki strong good will untuk tetap percaya bahwa Tuhan itu merencanakan masa depan yang menuju pada kekekalan hidup bersama Dia selama-lamanya.
Karena inilah terkadang , bahkan seringkali Tuhan tega mengambil dari hidup kita segala sesuatu yang bisa menggagalkan rencanaNya; Dan tak jarang pula Dia menutup jalan yang akan menjauhkan kita dari semua rencana baikNya.
Saya katakan bahwa ” Tuhan bisa jadi raja tega “, seolah tidak punya rasa kasihan….. adalah karena, bukankah seringkali kita menjerit protes dan menangis pedih tidak bisa menerima kenyataan pada apa yang sedang kita alami?, bahwa apa yang kita ingini, apa yang kita miliki tiba tiba tidak bisa lagi kita pegang dan miliki.
Dan saat itu, bisa saja kita mengatakan . ” Tuhan kok tega ya…. bikin aku jadi begini? “, kita mengira bahwa Tuhan itu jahat, tidak adil dan tidak punya belas kasihan. Dalam keadaan seperti ini yang paling kita butuhkan adalah pertolongan dari Roh Kudus untuk menghibur dan menolong kita, katakan padaNya, ” Roh Kudus, tolong aku, kuatkan aku…. “.
Kita butuh Roh Kudus untuk menguatkan dan membuat kita mengerti.

” Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencanaNya ” [Roma 8:28].

Maka, jika kita marah dan tidak bisa menerima apa yang sedang kita alami, bisa jadi kita tidak mendapat hal-hal yang dikatakan ” akan mendatangkan kebaikan “.
Strong good will bisa semakin kuat dalam hati kita jika pada dasar hati kita ada rasa takut dan gentar akan Tuhan.
Takut akan Tuhan ini paling tidak akan membuat kita tidak berani mengeluarkan perkataan yang menghujat Tuhan maupun yang menghina kasih karunia Tuhan, sekalipun pada saat itu kita sangat kecewa dan sakit hati.

” Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan “, [ Amsal 1:7 ].

Kalau takut akan Tuhan itu ada dalam hati kita, maka secara perlahan seiring dengan berjalannya waktu, lambat laun kita akan bisa mengerti kehendak Tuhan atas kejadian dan keadaan yang tidak enak yang sedang atau telah kita alami. Hal ini bisa menyelamatkan kita dari kebodohan, yaitu keluar dari kehendak Tuhan dan lalu meninggalkan jalan Tuhan.

Have strong good will to always believe…..!!.

Ditulis oleh Asyer Inna Lingga
In my deeply grieve, Jakarta 16 July 2007.