Adakah hubungan Kristus dengan santa Claus?.

Kalau anda tidak mengetahui asal muasal santa Claus, mungkin anda menganggap santa Claus kurang rohani, karena selama bulan Desember dia lebih banyak terlihat di mall, departemen store, atau toko toko besar daripada di gereja. Apalagi yang jadi santa adalah sembarang orang yang sanggup memerankan tokoh ini dengan memakai kostumnya yang merah menyala, perut gendut, janggut dan kumis berwarna putih, sepatu boot dan topi lancip berwarna merah.

Seorang santa Claus memang pernah ada, dia bukan berasal dari kutub utara, tapi dia adalah seorang bishop yang hidup di belahan eropah pada abad ke IV, namanya Nicholas. Dia disebut Saint Nicholas of Myra [ sekarang bernama Turki ]. Nicholas adalah orang yang tidak hanya menjalani ritual agama, tapi dia melakukan apa yang diperintahkan Kristus yaitu “mengasihi sesama”, dia sangat memperhatikan anak anak orang miskin. Ada cerita tentang kebaikan hati Nicholas terhadap keluarga miskin yang terbelit hutang sehingga terpaksa akan menjual salah seorang puterinya untuk menjadi budak. Ketika mendengar hal ini maka pada suatu larut malam Nicholas datang kerumah keluarga ini lalu menjatuhkan beberapa keping uang emas dari atas cerobong asap. Ajaibnya emas itu masuk kedalam kaus kaki salah satu anak perempuan keluarga itu. Kaus kaki itu memang sedang di gantungkan dekat tungku perapian karena sedang dikeringkan. Hal ini kemudian menjadi kebiasaan anak anak pada malam natal, menggantungkan kaus kaki dekat perapian atau dekat pohon natal agar santa bisa menaruh hadiah natal didalamnya.

Nicholas wafat pada tanggal 6 Desember. Tapi sebenarnya penampilannya tidak seperti yang sekarang ini menjadi stereotype diseluruh dunia. Wajah dan penampilan santa Claus saat ini dimulai pada tahun 1930 ketika suatu perusahan minuman coke ingin menjadikan santa tokoh dalam mempromosikan produksi minuman coke tersebut, maka diciptakanlah penampilan seorang santa Claus seperti yang kita lihat sekarang ini. Karena memang sejak saat itu wajah santa Claus yang seperti itu lah yang dikenal dunia sampai saat ini, dan model santa Claus yang begini ini memang lebih pas untuk tokoh komersil.

Apakah ada hubungannya antara Tuhan Yesus dengan santa Claus?. Ya, sebenarnya ada. karena santa Claus aslinya bernama Nicholas adalah orang yang melakukan perintah utama Tuhan Yesus yaitu “kasih”. Apakah kemudian tokoh santa menjadi komersial ya jangan terlalu dipermasalahkan, yang penting intinya tetap bertahan yaitu santaclaus atau sinterklas bahasa belandanya adalah tokoh yang paling di cari anak anak pada musim natal, karena dia adalah lambang kebaikan, keramahan dan kegembiraan.

Kalau kita mau merayakan natal bersama santa claus, rayakan dengan spirit Saint Nicholas seorang yang melakukan kebaikan karena dia mengasihi dan taat pada perintah Tuhan Yesus, bukan dengan santa Claus yang penampilannya di “create” oleh suatu perusahaan minuman coke sejak tahun 1930, santa claus atau sinterklas model begini cuma jadi orang upahan yang menjadi penyalur hadiah natal yang di titipkan orang lain.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.